Recent Post
Riau Akan Bangun Pabrik Gula di Pulau Rupat

Untuk mengurangi ketergantungan terhadap gula putih, pemerintah berencana bakal membangun sekitar 15 pabrik gula mentah (raw sugar), salah satunya di Pulau Rupat, Bengkalis, Riau.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Riau, Hamsani Rahman kepada riaubisnis.com, Selasa (5/1/2010) mengatakan, rencana membangun pabrik gula di Riau tersebut bakal didirikan di Pulau Rupat.
“Ini memang sudah menjadi program nasional. Kebetulan Riau jadi salah satu provinsi yang dipilih jadi proyek pembangunan pabrik, nantinya pabrik tersebut dibangun swasta,” ujarnya.
Ia mengatakan, untuk pembangunan pabrik tersebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sudah mengantongi izin prinsip. Bahkan perusahaan yang bakal membangun juga sudah ada. Untuk merealisasikan pembangunan pabrik itu hanya menunggu proses beberapa perizinan lagi.
“Izinnya memang sudah ada, namun kita masih menunggu beberapa lagi proses yang harus kita lalui,” ujarnya.
Hamsani mengungkapkan, rencananya untuk menunjang industri gula di Riau, juga bakal dibuka perkebunan tebu. Nantinya dipersiapkan lahan sekitar 8.000 ha perkebunan tebu di Pulau Rupat. Namun hingga kini belum ada kepastian kapan hal itu direalisasikan.
Ia menambahkan, pembangunan pabrik gula di Riau nantinya tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan gula untuk Riau. Bahkan diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan gula nasional, karena diperkirakan produksi gula dari pabrik gula di Riau itu akan melebihi kebutuhan gula Riau.
Namun sayangnya, Hamsani mengaku lupa nama perusahaan yang bakal membangun pabrik tersebut. Termasuk rencana investasi yang dibutuhkan untuk mewujudkan proyek tersebut.
Terkait hal ini, sebelumnya, Kepala Disperindag Riau Herliyan Saleh juga pernah melontarkan rencana tersebut. Namun ia mengatakan, realisasi proyek tersebut akan sulit dilakukan, karena banyak terkendala pada rumitnya urusan perizinan yang diberikan pemerintah pusat.
Herliyan mengatakan, salah satunya, karena harus ada izin antardepartemen. Hal tersebut membutuhkan waktu lama, sehingga realisasi proyek tersebut berjalan lambat. “Ini yang jadi kendala, kita berharap secepatnya proyek ini bisa direalisasikan. Jika pabrik ini diresmikan, maka produksi gula di Indonesia bakal mampu memenuhi kebutuhan gula nasional,” pungkasnya. (*) (sumber riaubisnis.com)
Silahkan lihat:
gerai keuangan gerai properti gerai otomotif gerai industri gerai promosi gerai








