GeraiBisnis.com – Trust Your Business


featured posts




SEO
online counter

Recent Post

  • 27-03-2011 How To Diet To Lose Weight And Keep It Off 0 comment
  • 27-03-2011 A weight loss secret behind every single diet program in the whole wide world 0 comment
  • 25-03-2011 You Need Your Own Domain Name 0 comment
  • 25-03-2011 Internet Marketing Tips For The Newbie Marketer 0 comment
« Gudang Multiguna Diminati: Bisa Dapat Tiga Sekaligus, Buat Apa Beli Satu-satu
BNI Kucuri Pindad Rp 524 Miliar »
posted by Gerai Bisnis
Tuesday, January 12, 2010

Merger Maskapai Mulai 2011, RAL Siap Tambah Armada

ral

Aktivitas merger antar maskapai penerbangan diprediksi akan terjadi tahun depan, itu menyesuaikan dengan UU No.1/2009 tentang Penerbangan. Tapi PT Riau Airlines (RAL) optimis untuk mandiri dengan menambah pesawat baru.

Direktur Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Tri S. Sunoko seperti dilansir Bisnis.com, Senin (11/1/2010) memperkirakan, aktivitas penggabungan usaha dan aliansi antarmaskapai reguler itu merupakan persyarat untuk memenuhi minimal pengoperasian 10 unit pesawat.

“Tahun ini barangkali belum, mungkin tahun depan baru kelihatan maskapai yang pada kawin atau merger,” kata Tri.

Menurut Tri, dengan adanya UU tersebut, jumlah maskapai penerbangan reguler mengalami penurunan. Diprediksikan terjadi mulai 2012, menyusul pemberlakukan UU Penerbangan yang mewajibkan maskapai mengoperasikan 10 unit pesawat. Maskapai yang mengoperasikan pesawat di bawah 10 unit pesawat dipaksa untuk merger dengan maskapai lain. Selain itu, maskapai berjadwal yang mengoperasikan pesawat hanya lima unit akan ditawari menjadi maskapai carter.

Terkait rencana itu, Dirut PT RAL, Teguh Triyanto mengatakan, akan menambah tiga pesawat pada tahun ini. Hal tersebut untuk memenuhi persyaratan regulasi dalam UU Penerbangan dan mengembangkan bisnis.

Sampai saat ini, maskapai yang mayoritas sahamnya dikuasai Pemprov Riau memiliki tujuh unit pesawat. Yakni dua unit pesawat Avro RJ-100 dan sisanya Fokker-50. Ia mengatakan, pihaknya memilih pesawat yang sesuai dengan pengembangan bisnis sebagai maskapai feeder di Pulau Sumatra.

Menurut Teguh, saat ini, pihaknya akhirnya menutup rute penerbangan Jakarta-Pekanbaru sejak 6 Januari. Pasalnya pembukaan rute tersebut terus merugi dan tidak bisa bersaing dengan maskapai lain. Penutupan rute itu merupakan bagian strategi untuk mengembalikan maskapai yang mayoritas sahamnya dimiliki Pemprov Riau sebagai pemain utama di rute pendek potensial.

“Kami kembali fokus sebagaimana visi dan misi RAL pada awal sebagai feeder airline atau maskapai yang melayani rute pendek. Kami kuatkan dulu Sumatra,” katanya.

Dia menjelaskan, penutupan rute Jakarta-Pekanbaru dilakukan mengingat biaya operasional di rute itu cukup tinggi. Sedangkan harga tiket RAL sulit bersaing dengan harga pasar maskapai lainnya yang memiliki pesawat berkapasitas lebih besar. (sumber riaubisnis.com)


Bookmark and Share

Silahkan kunjungi tempat usaha anda:
GERAI PENDIDIKAN GERAI KULINER GERAI KESEHATAN GERAI TEKNOLOGI GERAI OLAH RAGA GERAI LELANG GERAI WISATA GERAI HIBURAN GERAI OPINI GERAI GAMES GERAI LOWONGAN

facebookpsd facebookpsd facebookpsd

banner-harga-iklan ban-mini-iklan ban-mini-register

This entry was posted on Tuesday, January 12th, 2010 at 5:56 pm and is filed under gerai industri. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Click here to cancel reply.

Categories

  • Business
  • gerai games
  • gerai hiburan
  • gerai iklan laris
  • gerai industri
  • gerai kesehatan
  • gerai keuangan
  • gerai kuliner
  • gerai olah raga
  • gerai opini
  • gerai otomotif
  • gerai pendidikan
  • gerai pertanian
  • gerai promosi
  • gerai properti
  • gerai teknologi
  • gerai wisata
© 2009 GeraiBisnis.com - Media Informasi dan Promosi