Recent Post

Jakarta – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) telah melakukan kajian pengembangan jaringan gas kota di sembilan kota sepanjang tahun 2009.
Kesembilan kota tersebut yaitu Pekanbaru, Muara Enim, Lampung, Cilegon, Subang, Bojonegoro, Bangkalan, Tenggarong dan Sengkang.
“Hasil kajian ini disampaikan kepada Direktur Jenderal Migas untuk dipertimbangkan pembangunannya melalui APBN 2011,” ujar Kepala BPH Migas Tubagus Haryono dalam pesan singkatnya kepada detikFinance, Minggu (3/1/2010).
Sebelumnya, pada tahun 2008 BPH Migas juga telah menyelesaikan kajian proyek gas kota di sembilan kota yaitu Lhoksumawe, Jambi, Prabu mulih, Semarang, Tarakan, Samarinda, Bontang, Balikpapan dan Sorong.
Berdasarkan data Ditjen Migas menyebutkan, rencananya dalam lima tahun ke depan jaringan gas kota akan dibangun di 18 kota. Pembangunan dilakukan secara bertahap hingga 2014 karena keterbatasan anggaran.
Untuk tahap pertama, jaringan distribusi gas dibangun di Palembang dan Surabaya sudah mulai sejak tahun 2009. Untuk Surabaya, diperuntukkan bagi 3.200 rumah tangga yang tersebar di dua Kelurahan yaitu, Kelurahan Kalirungkut dan Rungkut Kidul. Sedangkan untuk Kota Palembang, pembangunan jaringan pipa gas kota diperuntukkan bagi 4.200 rumah tangga di Kelurahan Lorok Pakjo dan Siring Agung. Untuk 2010, jaringan gas akan dibangun di Bekasi, Depok, Tarakan (Kaltim) dan Sengkang (Sulawesi Selatan) dan tahun 2011 akan dibangun di rumah susun Jabodetabek, Propinsi Jambi dan Makassar (Sulawesi Selatan).
Jaringan distribusi gas di Bangkalan (Madura), Balikpapan (Kaltim) dan Semarang (Jateng) akan dibangun di 2012. Tahun selanjutnya akan dibangun di Sorong (Papua), Pekanbaru (Riau) dam Subang (Jabar). Terakhir pada 2014, jaringan distribusi gas dibangun di Samarinda (Kaltim), Muara Enim dan Lampung. (sumber detikfinance.com)
Silahkan lihat:
gerai keuangan gerai properti gerai otomotif gerai industri gerai promosi gerai








